IREMA NURUL FATA

Sunday, July 19, 2020

IREMA NURUL FATA

Hanyalah yang memakmurkan Masjid-Masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Alloh dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 09:18, At-Taubah)



Dengan terbentuknya Ikatan Remaja Masjid  Nurul Fata semoga Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Dzurotul Hidayah Kudanguyah Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes bisa menjadikan perpanjangan tangan dari Pengurus Harian Masjid. Karena itu, Remaja Masjid nantinya diharapkan akan membantu tugas-tugas dari Pengurus Harian tersebut.


Dengan adanya Era Globalisasi yang semakin pesat, menuntut adanya suatu perlindungan khusus terhadap para remaja sebagai calon penerus / generasi bangsa, sehingga perlu dibentuk suatu wadah bagi mereka. Dan dengan wadah tersebut, diharapkan juga akan mampu mengurangi, meredam dan melindungi remaja dari pengaruh-pengaruh negatif akibat adanya Era Globalisasi tersebut, khususnya di lingkungan wilayah masjid Dzurotul Hidayah Kudanguyah Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes.

Ide dibentuknya Remaja Masjid bermula dari Inisiatip Pemuda setempat yang membentuk tim formatur untuk mendirikan Ikatan Remaja Masjid (IREMA). Selanjutnya pada hari Minggu tepatnya pada tanggal 19 Juli 2020 bertempat di Masjid Dzurotul Hidayah Kudanguyah Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes, diadakan musyawarah pembentukan Ikatan Remaja Masjid Nurul Fata, musyawarah dihadiri oleh Ketua RW, para Ketua RT, Pengurus Masjid Dzurotul Hidayah,  Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh Remaja Putra maupun Putri Kudanguyah.

Tujuan Organisasi IREMA Nurul Fata

  1. Membina generasi pemuda muslim agar menjadi kader penerus perjuangan agama, bangsa, dan negara yang bertaqwa kepada Allah SWT,  memiliki ilmu pengetahuan dan berwawasan luas, serta berjiwa kepeloporan di lingkungan Mesjid Dzuratul Hidayah Kudanguyah Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes dan di masyarakat.
  2. Mempersiapkan diri dengan dasar Islam sebagai generasi penerus yang memiliki keterampilan agama, ilmu pengetahuan, dan kecakapan serta bertanggung jawab.
  3. Senantiasa memakmurkan masjid dengan mengadakan kegiatan yang berpegang teguh kepada prinsip-prinsip aqidah, ukhuwah dan dakwah Islamiyah. Memiliki rasa turut bertanggung jawab dalam mensukseskan program kerja IREMA Nurul Fata.
  4. Menciptakan kerja sama yang solid antara individu maupun dengan organisasi/kelompok lain yang bertujuan baik.
  5. Meningkatkan semangat mempelajari islam

Dengan keberadaan Ikatan Remaja Masjid Nurul Fata dimana nanti bisa untuk mengorganisir kegiatan memakmurkan Masjid yang dilakukan para remaja muslim yang memiliki komitmen da’wah. Ikatan Remaja Masjid sangat diperlukan sebagai alat untuk mencapai tujuan da’wah dan wadah bagi remaja muslim. Semoga Ikatan Remaja Nurul Fata Kudanguyah Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes dapat lebih maju, modern dan memiliki kegiatan beraneka ragam serta mampu meningkatkan ketaqwaan anggotanya. Namun, untuk mencapai hal tersebut butuh waktu dan perjuangan yang panjang.

Ada tiga fase dalam tahap perkembangan organisasi ini, yaitu : fase penumbuhan, pembinaan dan pengembangan organisasi. Untuk menuju organisasi Remaja Masjid yang maju diperlukan kerja keras dan kinerja yang profesional para Pengurusnya
loading...
loading...

SOSIALISASI PENCEGAHAN DBD

Monday, July 6, 2020

SOSIALISASI PENCEGAHAN DBD


Kota Tasikmalaya - Sosialisasi pencegahan DBD dan Cikungunyah di Kmp. Kudanguyah RW. 7 Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes dilaksanakan pada Selasa tanggal 07 Juli 2020. Adanya kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) dan Cikungunyah perlu diadakan gerakan pemberantasan sarang nyamuk sebagai upaya penanggulangan penyakit demam berdarah dan Cikukngunyah.

Melalui Solsialisasi langsung dari Lurah Cipedes beserta Puskesmas Cipedes, Kader dan JPKPemerintah Divisi MITPOL DPD Kota Tasikmalaya ini diharapkan Masyarakat sadar akan pentingnya menjaga lingkungannya agar pencegahan dapat tertangani
loading...
loading...

BENTUK KEPEDULIAN

Sunday, June 28, 2020

BENTUK KEPEDULIAN


Dalam bentuk kepedulian Berkontribusi pada negara dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, dalam hal ini DPD Kota Taskmalaya DPW JABAR Divisi MITPOL JPKPemerintah bergiat dalam sosal memberikan sembako bermanfaat bagi masyarakat penerima; dalam bergiat seperti ini mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama melalui pemberian tersebut.




loading...
loading...

Kapolri Bersama Panglima TNI Lakukan Kunker di RSKI Covid-19 Pulau Galang

Friday, June 12, 2020

Kapolri Bersama Panglima TNI Lakukan Kunker di RSKI Covid-19 Pulau Galang



KEPRI, BATAM – | Kapolri dan Panglima TNI beserta rombongan tiba di VVIP Bandara Hang Nadim Kota Batam dalam agenda kunjungan kerja ke Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang, Jumat (12/6/20) pukul 10.30 WIB.

Kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang Kota Batam didampingi oleh Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Kapolri, Kabareskrim Polri, Pangdam I/Bukit Barisan, Kapolda Kepri, Danrem 033/WP, Mewakili Gubernur Kepri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kepala RSKI Covid-19 Pulau Galang, Pejabat Utama Polda Kepri dan Kadinkes Kepri.



Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. menjelaskan saat berada di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang, Kapolri dan Panglima TNI melakukan peninjauan fasilitas yang ada di Rumah Sakit tersebut dan memberikan bantuan logistik kepada para tenaga Medis.

“Selain bantuan logistik sebanyak 300 bingkisan diserahkan juga bantuan beras sebanyak 5 ton yang akan dialokasikan kepada tenaga medis dan masyarakat sekitar serta 2 unit kendaraan Operasional R4 Toyota Kijang Innova yang diperuntukkan pada RSKI Galang,” jelas Kabid Humas Polda Kepri dalam siaran persnya.



Selanjutnya rombongan menuju ke Kepri Mall untuk melihat langsung kesiapan penerapan Protokol kesehatan.

Dalam Kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri disambut langsung oleh manajemen Kepri Mall dan menjelaskan kesiapan Kepri Mall dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah yaitu mempersiapkan tatanan kehidupan baru atau new normal.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan ucapan terima kasih atas penerapan Protokol kesehatan yang diberlakukan di ruang publik tersebut.

“Dalam arahannya agar manajemen Kepri Mall tetap membatasi pengunjung dan berkoordinasi dengan Gugus tugas penanggulangan Covid-19 apabila ditemukan pengunjung dengan suhu tubuh diatas 37,5 agar segera dilakukan evakuasi ke ruang isolasi,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.



Pada Kesempatan tersebut Kabid Humas Polda Kepri juga menjelaskan persiapan TNI-Polri dalam rangka menuju New Normal di wilayah Provinsi Kepri.

“Pengerahan anggota TNI-Polri diperlukan dalam mempersiapkan tatanan kehidupan baru atau new normal, Dengan kehadiran TNI-Polri diruang publik nantinya akan membuat masyarakat lebih tertib dan taat dalam mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dengan mengedepankan Tindakan Preemtif Proaktif melalui kegiatan himbauan yang bersifat Humanis,” tutup Kabid Humas Polda Kepri.
loading...
loading...

Polri Keluarkan TR Tanggapi Video Viral Keluarga Ambil Paksa PDP dan Jenazah Jatuh dari Peti

Tuesday, June 9, 2020

Polri Keluarkan TR Tanggapi Video Viral Keluarga Ambil Paksa PDP dan Jenazah Jatuh dari Peti


Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tanggapi beredarnya dua video viral masing-masing tentang keluarga ambil paksa pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dari rumah sakit dan jatuhnya jenazah dari peti saat proses pemakaman dengan prosedur penanganan COVID-19.

Untuk itu Polri mengeluarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 tanggal 5 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 Tahun 2020.

"Surat Telegram tersebut ditujukan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan mendorong pihak rumah sakit rujukan COVID-19 untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang dirujuk, terutama pasien yang sudah menunjukkan gejala COVID-19, memiliki riwayat penyakit kronis, atau dalam keadaan kritis," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Selasa, 9 Juni 2020.

Dengan demikian, ia berharap, akan diketahui pasien bersangkutan berstatus positif atau negatif sehingga tidak timbul keraguan dari pihak keluarga kepada pihak rumah sakit terkait tindak lanjut penanganan pasien.

Selain itu, Surat Telegram tersebut juga memerintahkan para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda (Kapolda), dan Kaopsres (Kapolres) Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak rumah sakit rujukan COVID-19 untuk memastikan penyebab kematian pasien apakah benar-benar korban COVID-19 atau tidak.

"Jika jenazah yang dimaksud telah dipastikan positif COVID-19, maka proses pemakamannya harus dilakukan sesuai prosedur COVID-19," tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Namun jika jenazah terbukti negatif COVID-19, lanjut Kabaharkam Polri, proses pemakamannya dapat dilakukan sesuai dengan sayriat atau ketentuan agama masing-masing. Namun, ia menekankan kepada pihak keluarga/kerabat, proses persemayaman dan pemakamannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan: pakai masker dan jaga jarak.

"Terus berikan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait proses pemakaman jenazah COVID-19 sehingga tidak terulang kembali kejadian seperti dalam video yang viral kemarin, termasuk jangan sampai ada lagi penolakan pemakaman pasien COVID-19 oleh masyarakat," pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada jajaran Opspus Aman Nusa II.

Sebelumnya viral dua video tentang penanganan COVID-19. Video pertama terkait pihak keluarga bersama puluhan orang mengambil secara paksa pasien PDP di RS Dadi Makassar, yang merupakan pasien rujukan dari RS Akademis Makassar sejak Senin, 1 Juni 2020, karena menunjukkan gejala seperti batuk, demam tinggi, sesak napas, dan muntah. Pada tanggal 3 Juni 2020 pasien tersebut meninggal dunia sehingga pihak rumah sakit langsung menghubungi Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 untuk melakukan pemakaman sesuai protokol COVID-19. Namun pihak Humas RS Dadi Makassar menjelaskan belum sempat mengambil sampel swab terhadap pasien tersebut untuk diperiksa.

Video kedua berisi jatuhnya jenazah hingga keluar dari peti pada proses pemakaman menggunakan protokol COVID-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang menyebabkan protes dari pihak keluarga atas kelalaian petugas pemakaman yang memang sebelumnya sudah keberatan atau tidak terima jenazah dimakamkan sesuai prosedur COVID-19 karena sampai saat itu jenazah belum dilakukan tes swab sehingga timbul keraguan positif atau negatif COVID-19.
loading...
loading...