Showing posts with label SUARA POLRI. Show all posts
Showing posts with label SUARA POLRI. Show all posts

BERKAH RAMADHAN

Monday, April 18, 2022

BERKAH RAMADHAN

Kota Tasikmalaya, 18 April 2022




"Ada seseorang yang mengadu kepada Nabi Muhammad tentang kerasnya hati. Nabi menjawab: Silakan beri makan orang miskin dan usap kepala anak yatim,”

( bnu Hajar Al-Asqalani )

Acara Silahturahim dan santunan anak Yatim bertempat di Mesjid Al Muhajirin yang berlokasi di Perum Intan Regency Kelurahan Cipedes Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya yang di hadiri Camat Cipedes, Lurah Cipedes, Babinsa Cipedes berikut unsur Pemerintahan di Kota Tasikmalaya yang di dampingi Bapak Rw.15 dan para RT dan juga DKM Mesjid Al Muhajirin

loading...
loading...

AUDENSI DIVISI MITPOL JPKPemerintah dan KABAHARKAM MABES POLRI

Thursday, September 3, 2020

AUDENSI DIVISI MITPOL JPKPemerintah dan KABAHARKAM MABES POLRI


Jakarta, 2 September 2020 Pada pertemuan dalam memenuhi panggilan audensi bersama Kabaharkam Mabes Polri , Mitpol JPKPemerintah yang di pimpin langsung ketua umum yaitu Theyo Kustiyo, S.TH didampingi Ketua Mitpol JPKPemerintah Jabar Usep Yana, SS beserta rombongan yang di terima dengan sangat baik oleh Dirditbinmas Brigjen Pol. H. Tajuddin, M.H beserta jajarannya , yang juga di hadiri oleh kasubditbinmas AKBP Drs. R. Pardosi.

Brigjen Pol. H. Tajuddin, M.H memaparkan :
Usia 74 tahun bukanlah waktu sebentar bagi Korps Bhayangkara untuk membangun diri, dan melaksanakan tugas menjaga kamtibmas, menegakkan hukum, mengayomi dan melayani masyarakat.

Jumlah personel Polri dari tahun ke tahun terus bertambah, seiring dengan pertumbuhan penduduk. Saat ini anggota Polri mencapai 470 ribu lebih. Sedangkan jumlah penduduk Indonesia yang di layani mencapai 269 juta jiwa. Perbandingan yang jauh dari ideal.

Tugas dan fungsi pokok kepolisian adalah sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Dalam memelihara kamtibmas, memberi rasa aman pada masyarakat serta menegakkan hukum, sederet prestasi sudah dicapai oleh jajaran kepolisian. Mulai dari mengungkap kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, narkoba, terorisme dan kejahatan lainnya.

Prestasi tersebut harus diapresiasi. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang begitu pesat, baik jenis kejahatan kovensional, kejahatan lewat dunia maya (cyber crime) atau kejahatan menggunakan teknologi informasi serta kejahatan menyangkut dunia politik, tantangan Polri ke depan semakin berat.

Di era globalisasi dan demokratisasi ini, harapan masyarakat terhadap kinerja Korps Bhayangkara semakin besar. Seiring dengan kian pesatnya perkembangan zaman dan semakin derasnya arus informasi, masyarakat pun semakin kritis. Itu artinya, kemampuan sumber daya manusia (SDM) Polri harus terus ditingkatkan.

Indonesia saat sedang berada dalam kondisi prihatin akibat pandemi Covid-19 di mana semua elemen masyarakat ikut merasakannya. Sektor ekonomi ikut terpukul selain juga krisis kesehatan. Kondisi ini bisa berimbas pada gangguan kamtibmas bila seluruh elemen masyarakat tidak berperan dalam menjaga kondusifitas keamanan.

HUT ke 74 Polri tahun ini mengangkat tema ‘Kamtibmas Kondusif Masyarakat semakin Produktif’. Tema ini menunjukkan betapa dalam kondisi keprihatinan saat ini, jajaran kepolisian tetap hadir di tengah-tengah masyarakat.

Harus diakui, kondisi kamtibmas yang kondusif akan mendorong masyarakat menjadi lebih produktif. Polisi harus bergandengan dengan semua elemen masyarakat untuk mengatasi persoalan di negeri ini, bukan hanya kamtibmas semata, tapi juga persoalan sosial lainnya. pengertian dan pemahaman tentang Kamtibmas.

Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Keamanan yang asal katanya aman adalah suatu kondisi yang bebas dari segala macam bentuk gangguan dan hambatan. Sedangkan pengertian Ketertiban adalah suatu keadaan dimana segala kegiatan dapat berfungsi dan berperan sesuai ketentuan yang ada.

Pengertian Kamtibmas menurut Pasal 1 Undang-undang Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 disebutkan bahwa pengertian Kamtibmas adalah: Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainnya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

Perkataan aman dalam pemahaman tersebut mengandung 4 (empat) pengertian dasar, yaitu:

Security yaitu perasaan bebas dari gangguan fisik dan psikis;Surety yaitu perasaan bebas dari kekhawatiran;Safety yaitu perasaan terlindung dari segala bahaya; danPeace yaitu perasaan damai lahiriah dan batiniah.

Bimbingan Masyarakat (Bimmas) Polri pada dasarnya merupakan segala kegiatan terencana dan berkesinambungan dalam rangka membina, mendorong, mengarahkan dan menggerakkan masyarakat agar menjadi paham dan taat kepada peraturan per-Undang-undangan dan norma-norma sosial lainnya serta berperan aktif dalam menciptakan, memelihara dan meningkatkan ketertiban dan keamanan swakarsa.

Sedangkan makna kata tertib dan ketertiban dalam Undang-undang tersebut adalah suatu kondisi dimana unit sosial termasuk di dalamnya adalah warga masyarakat dengan segala fungsi dan posisinya dapat berperan sebagaimana ketentuan yang ada.

Pertemuan dengann  Baharkam ( Badan pemeliharaan keamanan ) Korbinmas ,Ditbintibmas & Ditbinppolmas berjalan lancar dan dari pengurus Mitpol yang hadir sangat komunikatif, dan diskusi berjalan dengan baik, dari Ditbintibmas menyampaikan dengan bahasa lokal/dengan canda gurau tapi serius.

Ditbintibmas mengucapkan bayak terimakasih atas Partisipasi dari Mitpol JPKPemerintah dalam mewujudkan kamtibmas kondusif masyarakat produktif.

Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud, Kepolisian Negara Republik Indonesia bertugas:

melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai kebutuhan;
menyelenggarakan segala kegiatan dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan;
membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hukum masyarakat serta ketaatan warga masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan;
turut serta dalam pembinaan hukum nasional;
memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum;
melakukan koordinasi, pengawasan, dan pembinaan teknis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil, dan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa;
melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap semua tindak pidana sesuai dengan hukum acara pidana dan peraturan perundang-undangan lainnya;
menyelenggarakan identifikasi kepolisian, kedokteran kepolisian, laboratorium forensik dan psikologi kepolisian untuk kepentingan tugas kepolisian;
melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat, dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban dan/atau bencana termasuk memberikan bantuan dan pertolongan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia;
melayani kepentingan warga masyarakat untuk sementara sebelum ditangani oleh instansi dan/atau pihak yang berwenang;
memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kepentingannya dalam lingkup tugas kepolisian; serta
melaksanakan tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Baharkam, papar Korbinmas  DirDitbintibmas adalah menjalankan fungsi preemptive dan preventif. "Dan kita di Baharkam Polri ini pekerjaannya lebih besar daripada pekerjaan represif (reserse). Ditambah kita memiliki Pamobvit, Satwa, dan Polairud. Baharkam adalah miniatur Polri karena memiliki tugas yang lengkap: preemptive, preventif, dan represif," katanya..

Apalagi saat pandemi covid 19 di harapkan peran serta masyarakat khususnya divisi Mitpol JPKPemerintah lebih aktif dan ikut bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk melakukan tindakan preventif ' sosialisasi tentang penggunaan masker dll.

Dan segera membentuk  dan menjalin kemitraan mulai dari Polsek, Polres ,Polda sampai kepada Mabes polri.
loading...
loading...

Kapolri Bersama Panglima TNI Lakukan Kunker di RSKI Covid-19 Pulau Galang

Friday, June 12, 2020

Kapolri Bersama Panglima TNI Lakukan Kunker di RSKI Covid-19 Pulau Galang



KEPRI, BATAM – | Kapolri dan Panglima TNI beserta rombongan tiba di VVIP Bandara Hang Nadim Kota Batam dalam agenda kunjungan kerja ke Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang, Jumat (12/6/20) pukul 10.30 WIB.

Kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang Kota Batam didampingi oleh Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Kapolri, Kabareskrim Polri, Pangdam I/Bukit Barisan, Kapolda Kepri, Danrem 033/WP, Mewakili Gubernur Kepri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kepala RSKI Covid-19 Pulau Galang, Pejabat Utama Polda Kepri dan Kadinkes Kepri.



Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. menjelaskan saat berada di Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang, Kapolri dan Panglima TNI melakukan peninjauan fasilitas yang ada di Rumah Sakit tersebut dan memberikan bantuan logistik kepada para tenaga Medis.

“Selain bantuan logistik sebanyak 300 bingkisan diserahkan juga bantuan beras sebanyak 5 ton yang akan dialokasikan kepada tenaga medis dan masyarakat sekitar serta 2 unit kendaraan Operasional R4 Toyota Kijang Innova yang diperuntukkan pada RSKI Galang,” jelas Kabid Humas Polda Kepri dalam siaran persnya.



Selanjutnya rombongan menuju ke Kepri Mall untuk melihat langsung kesiapan penerapan Protokol kesehatan.

Dalam Kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri disambut langsung oleh manajemen Kepri Mall dan menjelaskan kesiapan Kepri Mall dalam rangka mendukung kebijakan Pemerintah yaitu mempersiapkan tatanan kehidupan baru atau new normal.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI dan Kapolri menyampaikan ucapan terima kasih atas penerapan Protokol kesehatan yang diberlakukan di ruang publik tersebut.

“Dalam arahannya agar manajemen Kepri Mall tetap membatasi pengunjung dan berkoordinasi dengan Gugus tugas penanggulangan Covid-19 apabila ditemukan pengunjung dengan suhu tubuh diatas 37,5 agar segera dilakukan evakuasi ke ruang isolasi,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.



Pada Kesempatan tersebut Kabid Humas Polda Kepri juga menjelaskan persiapan TNI-Polri dalam rangka menuju New Normal di wilayah Provinsi Kepri.

“Pengerahan anggota TNI-Polri diperlukan dalam mempersiapkan tatanan kehidupan baru atau new normal, Dengan kehadiran TNI-Polri diruang publik nantinya akan membuat masyarakat lebih tertib dan taat dalam mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dengan mengedepankan Tindakan Preemtif Proaktif melalui kegiatan himbauan yang bersifat Humanis,” tutup Kabid Humas Polda Kepri.
loading...
loading...

Polri Keluarkan TR Tanggapi Video Viral Keluarga Ambil Paksa PDP dan Jenazah Jatuh dari Peti

Tuesday, June 9, 2020

Polri Keluarkan TR Tanggapi Video Viral Keluarga Ambil Paksa PDP dan Jenazah Jatuh dari Peti


Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tanggapi beredarnya dua video viral masing-masing tentang keluarga ambil paksa pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dari rumah sakit dan jatuhnya jenazah dari peti saat proses pemakaman dengan prosedur penanganan COVID-19.

Untuk itu Polri mengeluarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 tanggal 5 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH, selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 Tahun 2020.

"Surat Telegram tersebut ditujukan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan mendorong pihak rumah sakit rujukan COVID-19 untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang dirujuk, terutama pasien yang sudah menunjukkan gejala COVID-19, memiliki riwayat penyakit kronis, atau dalam keadaan kritis," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Selasa, 9 Juni 2020.

Dengan demikian, ia berharap, akan diketahui pasien bersangkutan berstatus positif atau negatif sehingga tidak timbul keraguan dari pihak keluarga kepada pihak rumah sakit terkait tindak lanjut penanganan pasien.

Selain itu, Surat Telegram tersebut juga memerintahkan para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda (Kapolda), dan Kaopsres (Kapolres) Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak rumah sakit rujukan COVID-19 untuk memastikan penyebab kematian pasien apakah benar-benar korban COVID-19 atau tidak.

"Jika jenazah yang dimaksud telah dipastikan positif COVID-19, maka proses pemakamannya harus dilakukan sesuai prosedur COVID-19," tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

Namun jika jenazah terbukti negatif COVID-19, lanjut Kabaharkam Polri, proses pemakamannya dapat dilakukan sesuai dengan sayriat atau ketentuan agama masing-masing. Namun, ia menekankan kepada pihak keluarga/kerabat, proses persemayaman dan pemakamannya harus tetap menerapkan protokol kesehatan: pakai masker dan jaga jarak.

"Terus berikan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat terkait proses pemakaman jenazah COVID-19 sehingga tidak terulang kembali kejadian seperti dalam video yang viral kemarin, termasuk jangan sampai ada lagi penolakan pemakaman pasien COVID-19 oleh masyarakat," pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada jajaran Opspus Aman Nusa II.

Sebelumnya viral dua video tentang penanganan COVID-19. Video pertama terkait pihak keluarga bersama puluhan orang mengambil secara paksa pasien PDP di RS Dadi Makassar, yang merupakan pasien rujukan dari RS Akademis Makassar sejak Senin, 1 Juni 2020, karena menunjukkan gejala seperti batuk, demam tinggi, sesak napas, dan muntah. Pada tanggal 3 Juni 2020 pasien tersebut meninggal dunia sehingga pihak rumah sakit langsung menghubungi Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 untuk melakukan pemakaman sesuai protokol COVID-19. Namun pihak Humas RS Dadi Makassar menjelaskan belum sempat mengambil sampel swab terhadap pasien tersebut untuk diperiksa.

Video kedua berisi jatuhnya jenazah hingga keluar dari peti pada proses pemakaman menggunakan protokol COVID-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, yang menyebabkan protes dari pihak keluarga atas kelalaian petugas pemakaman yang memang sebelumnya sudah keberatan atau tidak terima jenazah dimakamkan sesuai prosedur COVID-19 karena sampai saat itu jenazah belum dilakukan tes swab sehingga timbul keraguan positif atau negatif COVID-19.
loading...
loading...

KAPOLRI LANTIK SEMBILAN KAPOLDA DAN SEJUMLAH PEJABAT UTAMA POLRI

Friday, May 8, 2020

KAPOLRI LANTIK SEMBILAN KAPOLDA DAN SEJUMLAH PEJABAT UTAMA POLRI



Kapolri Jenderal Idham Azis melantik sembilan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) dan sejumlah pejabat utama Polri yang baru hasil mutasi berdasarkan Telegram Kapolri beberapa hari lalu.

Pelantikan dilakukan dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri, Jumat (8/5/2020).

"Telah dilaksanalan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri dan sembilan Kapolda yang dipimpin oleh bapak Kapolri," kata Kadiv Humas Polro Brigjen Argo Yuwono melalui siaran langsung di akun Youtube Tribata TV, Jumat (8/5/2020).

Brigjen Argo menuturkan mutasi jabatan itu merupakan bagian upaya penyegaran organisasi Polri dan tour of duty. Brigjen Argo menjelaskan, mutasi tersebut berdasarkan hasil pertimbangan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri terhadap kompetensi tiap personel.

"Sesuai perintah Kapolri pejabat yang baru diserahterimakan segera melaksanakan tugas sesuai tugas pokok masing-masing," tutur Brigjen Argo.

Sembilan Kapolda yang dilantik yakni Brigjen Ahmad Luthfi sebagai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri.

Kemudian, Irjen Fiandar sebagai Kapolda Banten, Brigjen Teguh Sarwono sebagai Kapolda Bengkulu, Brigjen Dedi Prasetyo sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

Lalu, Irjen Aris Budiman sebagai Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Kalimantan Selatan, dan Irjen Muhammad Iqbal sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain sembilan Kapolda, sertijab juga dilakukan untuk sejumlah pejabat utama Polri. Yakni Komjen Agung Budi sebagai Irwasum Polri, Irjen Rycko Amelza Dahniel sebagai Kabaintelkam Polri, Brigjen Sutrisno Yudi Hermawan sebagai Asistem SDM Kapolri, Brigjen Argo Yuwono sebagai Kadiv Humas Polri, dan Brigjen Rusdianto sebagai Kapusdokkes Polri.

Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1377/V/KEP./2020 dan ST/1378/V/KEP./2020, tertanggal 1 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. 
loading...
loading...

Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H,. Jabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme

Friday, May 1, 2020

Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H,. Jabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme


Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si merotasi sejumlah jabatan penting di internal Polri. Salah satunya, Irjen Boy Rafli Amar, yang mendapat jabatan baru sebagai Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/1377/V/KEP/2020 yang ditandatangani Wakapolri Komjen. Pol. Gatot Edy Pramono tanggal 1 Mei 2020 atas nama Kapolri.

Irjen Boy Rafli Amar menggantikan Komjen Suhardi Alius yang dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bareskrim Polri.

Sementara posisi jabatan yang diisi Boy Rafli Amar sebelumnya, yakni Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, ditempati oleh Irjen Pol Luki Hermawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Boy Rafli Amar memulai karir kepolisiannya pada tahun 1988 sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat dengan pangkat Ipda.

Karir pria kelahiran 25 Maret 1965 itu mulai merangkak naik usai menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK pada tahun 1997. Setelah beberapa kali berpindah-pindah jabatan, pada 2009, Boy Rafli Amar ditunjuk sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Nama putra Minang ini kian dikenal masyarakat luas selama menjabat posisi tersebut sekitar satu tahun. Dia kerap tampil di berbagai media sebagai juru bicara Polda Metro Jaya dalam menyampaikan informasi pengungkapan berbagai kasus kriminal.

Pada 2010, pria yang bergelar Datuak Rangkayo Basa ini ditarik ke Mabes Polri dan diangkat menjadi Kabagpenum Ropenmas Polri. Dua tahun berselang, dia dipromosikan menjadi Karopenmas Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Boy Rafli Amar kemudian ditunjuk sebagai Kapolda Banten pada 2014, sebelum akhirnya ditarik kembali ke Mabes Polri sebagai Kadiv Humas Polri pada 2016, dengan pangkat jenderal bintang dua. #Lintaspengabdian
loading...
loading...

Kapolri Keluarkan Telegram, Perintahkan Anggotanya Hidupkan Siskamling

Kapolri Keluarkan Telegram, Perintahkan Anggotanya Hidupkan Siskamling


Kapolri Keluarkan Telegram, Perintahkan Anggotanya Hidupkan Siskamling Karena Marak Kejahatan Ditengah Pandemi Covid-19.

Ditengah pandemi Covid-19 yang belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir, dimana jumlah orang terpapar virus tersebut, setiap hari kian bertambah.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang di berlakukan di bebedapa wilayah oleh pemerintah, ternyata membuat masyarakat kesulitan ekonomi. Hal tersebut tentunya memicu terjadinya tindak kejahatan.

Untuk mengantisipasi maraknya tindakan kriminal, Kapolri kembali mengeluarkan Surat Telegram terkait pemantapan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta antisipasi gangguan Kamtibmas.

Surat telegram tersebut ditandatangani Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, dengan nomor ST/1336/IV/OPS.2/2020.

Dalam surat telegram tersebut Kapolri memerintahkan mengoptimalkan pencegahanan gangguan Kamtibmas dan mengaktifkan kembali siskamling di lingkungan warga.

“Siskamling saat ini penting karena siskamling mempunyai daya cegah, daya tangkal dan daya lawan terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas ditengah masyarakat,” kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2020).

#LintasPengabdian
loading...
loading...

Instruksikan Polres Jajaran, Kapolri: Sisir Warga yang Belum Dapat Bansos

Saturday, April 25, 2020

Instruksikan Polres Jajaran, Kapolri: Sisir Warga yang Belum Dapat Bansos

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menginstruksikan jajaran polres untuk mendata warga yang belum terdata mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah

JAKARTA
, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menginstruksikan jajaran polres untuk mendata warga yang belum terdata mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah. Sebanyak 500 Polres pun diminta menyiapkan 10 ton beras dan bahan pokok lainnya untuk dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 yang belum terdata.
“Seluruh Polres menyiagakan 10 ton beras dan sembako lain untuk bisa segera disalurkan bagi masyarakat yang belum sempat mendapatkan bansos.” kata Jenderal Idham dilansir Antara Sabtu (25/4).
loading...
loading...

Simulasi Tactical Floor Game (TFG)

Wednesday, April 8, 2020

Simulasi Tactical Floor Game (TFG)

Kapolda Jabar Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, dan Pangdam III/Siliwangi hadiri Simulasi Tactical Floor Game (TFG) yang dilaksanakan Polrestabes Bandung, pada Hari Rabu (08/04/2020) bertempat di Aula Mapolrestabes Bandung.


Simulasi Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota Kontijensi tersebut dilaksanakan dalam rangka Antisipasi Dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilkum Polrestabes Bandung, untuk berikan gambaran seluruh stakeholder “siapa dan berbuat apa”.


TERIMAKASIH ATAS
KUNJUNGANNYA DI BLOG MITPOL JABAR

loading...
loading...

Polri Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak di Indonesia

Sunday, March 29, 2020

Polri Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak di Indonesia

Menindaklanjuti maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona alias Covid-19. Dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang antisipasi perkembangan pandemik virus corona.

Telegram bernomor ST/1008/III/KES.7/2020 tertanggal 27 Maret 2020 yang memerintahkan penyemprotan disinfektan secara massal yg ditanda tangani oleh Wakapolri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono Msi.

Dalam rangka mendukung keselamatan masyarakat diperlukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisir tingkat penyebaran virus corona (Covid-19) untuk itu diperintahkan kepada Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) para Kapolres dan kapolda se-Indonesia beserta seluruh jajaran fungsionalnya seperti Brimob, Sabhara dan Lantas melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan secara serempak dan kegiatan ini tentunya dilakukan Bersama-sama dengan Rekan-rekan TNI dan Pemda setempat serta instansi lainnya

Bersama dan bersinergi kita minimalisir penyebaran virus Corona, dan dengan menggunakan seluruh kendaraan dinas Polri seperti kendaraan watercanon dan KBR, atau memanfaatkan kendaraan dinas lain seperi mobil pemadam kebakaran dan sarana pendukung lainya, papar nya.

Wakapolri menyampaikan, penyemprotan secara massal dan serentak ini, dilakukan pada Selasa 31 Maret 2020 mulai pukul 09.00 WIB atau 10.00 WITA atau 11.00 WIT Jasa
loading...
loading...

POLRES TASIKMALAYA KOTA

Saturday, March 14, 2020

POLRES TASIKMALAYA KOTA

Kapolres Tasikmalaya kota : Bersih - bersih lingkungan cara ampuh perangi Virus Corona / COVID 19


POLRES TASIKMALAYA KOTA

Kegiatan bersih bersih dan pengasapan/poging oleh anggota polres berikut kapolres dan waka polres serta pa PJU polres Tasikmalaya Kota di lingkungan aspol bojong Kec. Cipedes Kel. Cipedes untuk memberantas bibit nyamuk aides egifty yang merupakan penyebab DBD




Khusus Anggota Mitpol
Jasa
loading...
loading...

TATAP MUKA DALAM SINERGITAS POLRI

Thursday, March 12, 2020

TATAP MUKA DALAM SINERGITAS POLRI


Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana, S.I.K., M.Si melaksanakan kegiatan tatap muka dalam rangka sinergitas Polri dengan Potensi Masyarakat (Potmas) bertempat di Aula Gedung Patriatama Polres Sumedang, hari Kamis (12/03/2020).

Dalam giat dimaksud turut hadir *Kasubdit Bin polmas Dit Binmas Polda Jabar AKBP Lilies Mulyani, S.H,* Kasat Binmas Polres Sumedang, Kasi Bin Kommas Dit Binmas Polda Jabar, Kabag Bin Ops Sat Binmas Polres Sumedang, perwakilan Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Sumedang, serta para peserta yang terdiri dari anggota linmas, jabursilan, tomas, toga, toda, karang taruna sebanyak 150 orang.

Adapun tujuan dilaksanakan giat tersebut adalah untuk menjalin sinergitas, mendekatkan Polri dengan unsur masyarakat dalam rangka cipta kondisi agar berjalan kondusif guna mewujudkan harkamtibmas yang aman terkendali.
loading...
loading...